Rabu, 05 November 2014

Slot Tambahan pada Motherboard

Jenis Slot di Motherboard

Banyak sekali perangkat canggih yang terdapat pada komputer, PC atau laptop/notebook, para ilmuan juga terus mengembangkan tekhnologi-tekhnologi yang telah ada agar bisa digunakan seefektif mungkin, nyaman, aman, dan fleksibel dalam segala hal. Salah satu perangkat yang ada pada komputer/laptop adalah Motherboard. Motherboad adalah papan utama atau papan sirkuit yang berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen pada komputer. Motherboard yaitu papan PCB yang mempunyai jalur-jalur sistematik yang menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya. Pada motherboard terdapat perangkat slot yang memiliki beberapa jenis, nah jenis-jenis slot pada motherboard inilah yang akan kita bahas pada artikel ini. Berikut penjelasannya.

Pengertian Slot

Slot adalah bagian dalam sebuah sistem komputer yang sangat umum dan selalu tersedia. Slot ini berguna sebagai tempat untuk meletakkan atau memasang peralatan tambahan bagi komputer Anda. Slot menurut kebutuhan dan kemampuannya telah dibeda-bedakan, disesuaikan dengan kebutuhan dari sistem itu sendiri. Misalnya, sebuah komputer biasa tidak perlu memiliki slot untuk EISA untuk SCSI, namun server sangat membutuhkan fasilitas slot ini. Sehingga bagi Anda yang ingin memiliki server, ada baiknya untuk memperhatikan fasilitas slot yang tersedia pada motherboard tersebut. Masing-masing slot dibedakan menurut bentuk, kecepatan, dan fasilitas yang dimilikinya. Dan setiap slot yang tersedia dalam sebuah motherboard akan mempengaruhi harga dan kinerja dari sistem itu sendiri.

Jenis-jenis Slot

  1. MCA (Micro Channel Architecture)
    Slot ini pertama kali diperkenalkan oleh IBM. Seperti EISA, MCA memiliki 32-bit dan mampu melakukan bus matering juga. Namun, MCA memiliki keterbatasan. Jika pada EISA Anda dapat memasang card ISA, pada MCA card ISA tidak dapat dipasangka di dalamnya. Meskipun demikian, MCA dapat otomatis mengenali jenis card yang dipasang ke dalamnya dan langsung melakukan konfigurasi dasar. MCA juga lebih kuat menghadapi gangguan listrik dan mengurangi error yang kadang terjadi pada slot lain. Sayangnya, slot ini telah menjadi sejarah, yang artinya tidak dipergunakan lagi saat ini.
  2. PCI (Peripheral Component Interconnect)
    PCI dikembangkan oleh Intel. Oleh karena itu, slot ini sangat umum terdapat pada motherboard yang menggunakan prosesor Intel. Kecepatan yang dimiliki PCI hamper sama dengan VESA, namun spesifikasi lainnya berbeda. Pada PCI, Anda tidak akan direpotkan dengan masalah konfigurasi. Sebab PCI dapat melakukan konfigurasi otomatis. Berawal dari kelebihan PCI inilah, konsep Plug and Play mulai diperkenalkan.
  3. ISA (Industry Standard

Slot ini adalah yang paling umum tersedia pada motherboard, karena ISA adalah slot orisinil dari sebuah motherboard. Slot ini mulai dipergunakan mulai dari jamannya 286 sampai saat ini. Jika Anda melihat pada sistem motherboard Anda (motherboard jenis biasa), maka slot yang paling panjang adalah ISA. Namun jika semua slotnya berukuran sama, itu tandanya slot yang ada pada motherboard Anda adaah ISA semua. 8-bit ISA memiliki nilai transfer rate 0,625 MB/sec. Sedangkan sistem yang banyak dipakai saat ini lebih banyak menggunakan 16-bit ISA yang memiliki nilai transfer rate 2 MB/sec. Sebenarnya nilai ini tidak juga dikatakan besar. Namun berhubung card yang terpasang rata-rata tidak memerlukan kecepatan yang lebih dari ini, maka slot ini dianggap masih cukup kompatibel.
    4. EISA (Enhanced Industry Standard Architecture) 
EISA lebih banyak digunakan dalam sistem server. Karena slot ini memang sengaja diperuntukkan untuk meng-handle pekerjaan yang lebih berat dari ISA. EISA memiliki fitur bus mastering yang dapat membuatnya bekerja tanpa membebani kerja CPU. Contoh card yang menggunakan slot ini adalah SCSI card. Berhubung slot ini tidak mengganggu kerja CPU, maka slot ini cukup tepat untuk digunakan dalam meningkatkan kecepatan kerja komputer Anda. 



  • 5. AGP (Accelerated Graphic Port)
    sebuah bus yang yang dikhususkan sebagai bus pendukung kartu grafis berkinerja tinggi, menggantikan bus ISA,bus VESA atau Bus PCI yang dahulu digunakan. AGP sendiri singkatan dari Accelerated Graphic Port. AGP pertama kali dibuat oleh intel dalam seri chipset intel 440 pada tahun 1996, sebenarnya AGP di buat berdasarkan bus PCI , tetapi mempunyai kemampuan yang lebih baik, selain itu secara fisik,logis dan secara elektronik, AGP bersifat independent dari PCI, di dalam sebuah sisitem hanya ada satu slot, berbeda dengan PCI yang memiliki banyak slot di dalam satu sistem.
    Ada beberapa Spesifikasi dari AGP,mulai dari  AGP 1x, 2x,4x,8x. ada lagi spesifikasi AGP yaitu jenisAGPpro, AGp pro ini jauh lebih bagus karena memiliki slot yang lebih panjang di banding dengan slot AGP biasa.dengan tambahan daya yang lebih besar daripada AGP biasa yaitu 25 watt lebih besar. jika di lihat dari daya yang dapat disupplaynya terlihat jelas bahwa AGPpro dapat digunakan untuk kartu grafis yang berkinerja lebih tinggi yang di tujukan untuk workststion graphic.seperti ATI Firegl. atau NVIDIA Quadro.
    Selain faktor kinerja video yang lebih baik, alasan mengapa intel mendesain AGP adalah untuk mengizinkan kartu grafis dapat mengakses memori fisik secara langsung, yang dapat meningkatkan kinerja secara signifikan. tetapi di era tahun 2006 -an AGP telah di geser oleh kartu Grafis yang berbasisi PCI Express x16,yang dapat mentransfer data hingga 4000 mbyte/detik.yang hampir dua kali lebih cepat dari AGP 8x,dengan kebutuhan daya yang lebih sedikit hanya sekitar 800mV saja.
    slot AGP

    6. IDE
    Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan
    dikenali oleh omputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiz3zIEsH9eTzzWFHc6DWgVYwACEXJ-_Yp1t3J8Z_nonjraXmOh4vGlpiL45sQRmwuZ6cNn3UxJsjWgMGk9M1lp6P_QuICuVT0wZVHXJlkC2S3LeEN8KWGyAY1yL4H6Xt9EMY16vXxqV9_j/s320/ide+slot.JPG


    7. USB (Universal Serial Bus)
    Port USB 1.1 / USB 2.0 (Universal Serial Bus) karena besifat universal maka port ini dapat digunakan untuk semua hardware seperti mouse, keyboard, printer, Flash disk, camera digital, dan lain – lain yang menggunakan kabel tipe USB

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJyRk3CqQmvfOtBNu-YZ3JxauEw_nitjeBEs_qsegDk1elHPdnlM2PbTEotUpQb8T3xt8eXA_xGvTqvntqSjOW7RceNvt32p0F3Txb6K93q7t_x5QN50o3GxqkXcDKJi2i0D2Y2-tXQCc/s1600/USB+CARD.jpg







    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar